Tuntunan Bacaan Rukun Sholat 5 Waktu dan Terjemahannya Lengkap - Sholat secara bahasa artinya do'a, sedangkan menurut istilah adalah suatu bentuk ritual ibadah menghadapkan hati kepada Allah dalam bentuk beberapa ucapan dan perbuatan. Yang mana hal itu diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam serta sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan. Hukum melaksanakan sendiri adalah wajib bagi orang Islam yang sudah Aqil Baligh. Mengenai dalil yang mewajibkan sholat sendiri ada banyak sekali dalam Al-Qur’an, diantaranya adalah: “Dirikanlah sholat dan keluarkanlah zakat, serta tunduklah (ruku’lah) bersama orang-orang yang ruku’. (Q.S. Al-Baqarah: 43)
Niat Sholat adalah Rukun Shalat yang pertama, yaitu dengan adanya niat tersebut dapat menjadikan sholat kita sah, dan dengan tidak adanya niat sholat kita tidak akan sah. Niat Sholat ini disesuaikan dengan waktu sholat yang akan dikerjakan. Misalnya pada waktu subuh maka niat sholatnya adalah niat sholat subuh, pada waktu dhuhur niat sholatnya adalah niat sholat dhuhur, pada waktu ashar niat sholatnya adalah niat sholat ashar, pada waktu maghrib niat sholatnya adalah niat sholat maghrib dan pada waktu isya niat sholatnya adalah niat sholat isya. Niat Sholat ini sunnah diucapkan, sedangkan yang wajib adalah niat di dalam hati pada saat mengangkat tangan takbirotul ihram.
Niat Sholat Subuh
“Saya berniat sholat fardhu subuh dua roka'at menghadap kiblat karena Allah Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala.
Niat Sholat Dzuhur
“Saya berniat sholat fardhu dhuhur empat roka'at menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala.
Niat Sholat Ashar
“Saya berniat sholat fardhu asar empat roka'at menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala.
Niat Sholat Maghrib
“Saya berniat sholat fardhu maghrib tiga roka'at menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala.
Niat Sholat Isya
“Saya berniat sholat fardhu isya empat roka'at menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala.
- Berdiri tegak menghadap kiblat dan niat mengerjakan sholat
Niat sholat menurut sholat yang sedang dikerjakan, misalnya sholat subuh dan sebagainya.
Lalu mengangkat kedua belah tangan serta membaca "ALLAAHU AKBAR",
Setelah takbiratul ihram kedua belah tangannya disedekapkan pada dada. kemudian membaca do'a iftitah.
- Bacaan Do'a Iftitah
Bacaannya : Allahu akbar kabiraa wal-hamdu lillahi katsiiraa wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiilaa.
Bacaannya : Innii wajjahtu wajhiya lil-laadzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wa maa ana minal-musyrikiin.
Bacaannya : Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil -'aalamiin. Laa syariikalahu wa bi dzaalika umirtu wa ana minal -muslimiin.
Artinya : "Allah Maha Besar lagi Sempurna Kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyirikin. Sesungguhnya sholatku, ibadatku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah, Tuhan seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin."
- Do'a Iftitah Yang Lain
Boleh juga membaca do'a iftitah dengan do'a sebagai berikut:
Bacaannya : Allaahumma baa'id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa'adta bainal-masyriqi wal-maghrib. Allaahumma naqqinii min khathaayaaya kamaa yunaqqats-tsaubul -abyadhu minad-danas. Allaahummaghsilnii min khathaayaaya bil-maa'i wats-tsalji wal-barad.
Artinya : "Yaa Allah..jauhkanlah aku daripada kesalahan dan dosa sejauh antara jarak timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari segala kesalahan dan dosa bagaikan bersihnya kain putih dari kotoran. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku dengan air, dan air salju yang sejuk."
- Surat Al-Fatihah
Selesai membaca do'a iftitah, kemudian membaca surat Fatihah sebagai berikut:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
Bacaannya : Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Al-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin. Ar-rahmaanir-rahiim. Maaliki yaumid-diin. Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash-shiraatal-mustaqiim. Shiraatal-ladziina an'amta 'alaihim. Ghairil-maghdhuubi 'alaihimwa ladh-dhaalliin. Aamiin
Artinya : "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam. Yang Pengasih dan Penyayang. Yang menguasai hari kemudian. Pada-Mulah aku mengabdi dan kepada-Mulah aku meminta pertolongan. Tunjukilah kami ke jalan yang lurus. Bagaikan jalan mereka yang telah Engkau beri nikmat. Bukan jalan mereka yang pernah Engkau murkai, atau jalannya orang-orang yang sesat.
- Surat-Surat Pendek Dan Mudah Dihafal
Selesai membaca fatihah dalam raka'at yang pertama dan kedua bagi orang yang sholat sendirian atau imam, disunahkan membaca surat atau ayat Al-Qur'an.
Surat-surat yang dibaca dalam sholat antara lain:
- Surat An-Nas
Bacaannya : Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Qul a'uudzu bi rabbin-naas. Malikin-naas. Ilaahin-naas. Min Syarril-waswaasil-khannaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin-naas. Minal-jinnati wan-naas.
Artinya : "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. "Katakanlah (hai Muhammad)! Aku mohon perlindungan pada Tuhannya manusia. Yang menguasai manusia (yang menjadi) Tuhan manusia. Mohon Perlindungan daripada kejahatan was-was (pengganggu hati) yang menggoda. Ialah hati yang menggoncangkan hati manusia. Baik dari jenis jin dan manusia."
- Surat Al-Ikhlas
Bacaannya : Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Qul huwallaahu ahad. Allahush-shamad. Lam yalid wa lam yuulad. wa lam yakul lahuu kufuwan ahad
Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. "Katakanlah (hai Muhammad)! Allah itu Esa. Allah tempat meminta. Tiada Ia beranak dan tiada pula Ia dilahirkan. Dan tak ada bagi-Nya seorang pun yang menyerupai-Nya." Dan tak ada bagi-Nya seorang pun yang menyerupai-Nya."
- Ruku'
Selesai membaca surat, lalu mengangkat kedua belah tangan setinggi telinga seraya membaca "Allahu Akbar", terus badannya membungkuk, kedua tangannya memegang lutut dan ditekankan antara punggung dan kepala supaya rata.
Setelah cukup sempurna bacalah tasbih sebagai berikut:
Bacaannya : Subhaana rabbiyal-'adhiimii wa bi hamdih. 3 kali
Artinya : "Maha Suci Tuhan Yang Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya."
- I'tidal
Selesai ruku', terus bangkitlah tegak dengan mengangkat kedua belah tangan setentang telinga, seraya membaca sebagai berikut:
Bacaannya : Sami'allaahu li man hamidah.
Artinya : "Allah mendengar orang yang memuji-Nya."
Pada waktu berdiri tegak (i'tidal) terus membaca:
Bacaannya : Rabbanaa lakal-hamdu mil'us-samaawaati wa mill-ul-ardhi wa mil'u maa syita min syai'in ba'du.
Artinya : "Ya Allah tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang Kau kehendaki sesudah itu."
- Sujud
Setelah i'tidal terus sujud (tersungkar ke bumi) dengan meletakkan dahi ke bumi dan ketika turun seraya membaca "Allaahu Akbar", dan setelah sujud membaca tasbih sebagai berikut:
Bacaannya : Subhaana rabbiyal-a'laa wa bi hamdih. 3x
Artinya : "Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya."
- Duduk Antara Dua Sujud
Setelah sujud kemudian duduk serta membaca "Allaahu Akbar" dan setelah duduk membaca :
Bacaannya : Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii.
Artinya : "Yaa Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekuranganku dan angkatlah derajatku dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk da berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku."
- Sujud Kedua
Sujud kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti pada waktu sujud pertama, baik caranya maupun bacaannya.
- Duduk Tasyahud / Tahiyat Awal
Pada raka'at kedua, kalau shalat kita tiga raka'at atau empat raka'at, maka pada raka'at kedua ini kita duduk untuk membaca tasyahud / tahiyat awal, dengan duduk kaki kanan tegak dan telapak kaki kiri diduduki.
- Bacaan Tasyahud / Tahiyat Awal
Bacaannya : At-tahiyyatuul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah. As-salaamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish-shaalihiin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa ayhadu anna Muhammadar Rasulullah. Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad.
Artinya : "Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Yaa Allah..Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad.
- Tasyahud Akhir
Bacaan tasyahud akhir / tahiyat akhir ialah tahiyat awal yang ditambah dengan shalawat atas Nabi Muhammad, dan lafazhnya sebagai berikut :
Bacaannya : Wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad
Artinya : "Yaa Allah..Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad."
Pada tahiyat akhir disunahkan membaca shalawat Ibrahimiyah .
Bacaannya: Kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa Ibrahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibrahiim wa baarik 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa Ibrahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibrahiim fil-'aalamiina innaka hamiidum majiid.
Artinya : "Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.
- Salam
Selesai tahiyat akhir, kemudian salam dengan menengok ke kanan dan ke kiri dengan membaca :
Bacaannya : As-salaamu 'alaikum wa rahmatullaah.
Artinya : "Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian."
Demikian penjelasan tentang tuntunan bacaan rukun sholat 5 waktu, dengan kita mengetahui urutannya sesuai syari'at islam, kita menjalaninya dengan benar dan tidak keliru. Mudah-mudahan kita selalu dalam ta'at kepada Allah dan selalu menjalani ibadah secara baik. Aamiin..
Niat Sholat adalah Rukun Shalat yang pertama, yaitu dengan adanya niat tersebut dapat menjadikan sholat kita sah, dan dengan tidak adanya niat sholat kita tidak akan sah. Niat Sholat ini disesuaikan dengan waktu sholat yang akan dikerjakan. Misalnya pada waktu subuh maka niat sholatnya adalah niat sholat subuh, pada waktu dhuhur niat sholatnya adalah niat sholat dhuhur, pada waktu ashar niat sholatnya adalah niat sholat ashar, pada waktu maghrib niat sholatnya adalah niat sholat maghrib dan pada waktu isya niat sholatnya adalah niat sholat isya. Niat Sholat ini sunnah diucapkan, sedangkan yang wajib adalah niat di dalam hati pada saat mengangkat tangan takbirotul ihram.

Niat Sholat Subuh
أصلي فرض الصبح ركعتين مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى
“Saya berniat sholat fardhu subuh dua roka'at menghadap kiblat karena Allah Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala.
Niat Sholat Dzuhur
أصلي فرض الظهر أربع ركعات مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى
“Saya berniat sholat fardhu dhuhur empat roka'at menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala.
Niat Sholat Ashar
أصلي فرض العصر أربع ركعات مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى
“Saya berniat sholat fardhu asar empat roka'at menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala.
Niat Sholat Maghrib
أصلي فرض المغرب ثلاث ركعات مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى
“Saya berniat sholat fardhu maghrib tiga roka'at menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala.
Niat Sholat Isya
أصلي فرض العشاء أربع ركعات مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى
“Saya berniat sholat fardhu isya empat roka'at menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala.
- Berdiri tegak menghadap kiblat dan niat mengerjakan sholat
Niat sholat menurut sholat yang sedang dikerjakan, misalnya sholat subuh dan sebagainya.
Lalu mengangkat kedua belah tangan serta membaca "ALLAAHU AKBAR",
اَللهُ اَ كْبَرُ
Setelah takbiratul ihram kedua belah tangannya disedekapkan pada dada. kemudian membaca do'a iftitah.
- Bacaan Do'a Iftitah
اَللهُ اَكْبَرْكَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ للهِ بُكْرَةً وَاَ صِيْلَا
Bacaannya : Allahu akbar kabiraa wal-hamdu lillahi katsiiraa wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiilaa.
اِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ حَنِيْفًامٌسْلِمًاوَمَ اَنَامِنَ اْلمُشْرِكِيْنَ
Bacaannya : Innii wajjahtu wajhiya lil-laadzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wa maa ana minal-musyrikiin.
اِنَّ صَلَا تِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَا تِيْ لِلَّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْ تُ وَاَنَامِنَ
اْلمُسْلِمِيْنَ
Bacaannya : Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil -'aalamiin. Laa syariikalahu wa bi dzaalika umirtu wa ana minal -muslimiin.
Artinya : "Allah Maha Besar lagi Sempurna Kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyirikin. Sesungguhnya sholatku, ibadatku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah, Tuhan seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin."
- Do'a Iftitah Yang Lain
Boleh juga membaca do'a iftitah dengan do'a sebagai berikut:
اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِيْ وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اَللَّهُمَّ نَقِّنِيْ مِنَ الْخَطَايَا
كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
Bacaannya : Allaahumma baa'id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa'adta bainal-masyriqi wal-maghrib. Allaahumma naqqinii min khathaayaaya kamaa yunaqqats-tsaubul -abyadhu minad-danas. Allaahummaghsilnii min khathaayaaya bil-maa'i wats-tsalji wal-barad.
Artinya : "Yaa Allah..jauhkanlah aku daripada kesalahan dan dosa sejauh antara jarak timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari segala kesalahan dan dosa bagaikan bersihnya kain putih dari kotoran. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku dengan air, dan air salju yang sejuk."
- Surat Al-Fatihah
Selesai membaca do'a iftitah, kemudian membaca surat Fatihah sebagai berikut:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, الرَّحْمَـنِ الرَّحِيْمِ, مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ, إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ, اِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُستَقِيْمَ, صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيهِمْ, غَيْرِ المَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ. آمِيْنَ
Bacaannya : Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Al-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin. Ar-rahmaanir-rahiim. Maaliki yaumid-diin. Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash-shiraatal-mustaqiim. Shiraatal-ladziina an'amta 'alaihim. Ghairil-maghdhuubi 'alaihimwa ladh-dhaalliin. Aamiin
Artinya : "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam. Yang Pengasih dan Penyayang. Yang menguasai hari kemudian. Pada-Mulah aku mengabdi dan kepada-Mulah aku meminta pertolongan. Tunjukilah kami ke jalan yang lurus. Bagaikan jalan mereka yang telah Engkau beri nikmat. Bukan jalan mereka yang pernah Engkau murkai, atau jalannya orang-orang yang sesat.
- Surat-Surat Pendek Dan Mudah Dihafal
Selesai membaca fatihah dalam raka'at yang pertama dan kedua bagi orang yang sholat sendirian atau imam, disunahkan membaca surat atau ayat Al-Qur'an.
Surat-surat yang dibaca dalam sholat antara lain:
- Surat An-Nas
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ, مَلِكِ النَّاسِ, إِلهِ النَّاسِ, مِنْ شَرِّ الْوَسْواسِ الْخَنَّاسِ, الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ, مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Bacaannya : Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Qul a'uudzu bi rabbin-naas. Malikin-naas. Ilaahin-naas. Min Syarril-waswaasil-khannaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin-naas. Minal-jinnati wan-naas.
Artinya : "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. "Katakanlah (hai Muhammad)! Aku mohon perlindungan pada Tuhannya manusia. Yang menguasai manusia (yang menjadi) Tuhan manusia. Mohon Perlindungan daripada kejahatan was-was (pengganggu hati) yang menggoda. Ialah hati yang menggoncangkan hati manusia. Baik dari jenis jin dan manusia."
- Surat Al-Ikhlas
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ هُوَ ٱللهُ أَحَدٌ, ٱللهُ ٱلصَّمَدُ, لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ, وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُ فُوًا أَحَدٌۢ
Bacaannya : Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Qul huwallaahu ahad. Allahush-shamad. Lam yalid wa lam yuulad. wa lam yakul lahuu kufuwan ahad
Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. "Katakanlah (hai Muhammad)! Allah itu Esa. Allah tempat meminta. Tiada Ia beranak dan tiada pula Ia dilahirkan. Dan tak ada bagi-Nya seorang pun yang menyerupai-Nya." Dan tak ada bagi-Nya seorang pun yang menyerupai-Nya."
- Ruku'
Selesai membaca surat, lalu mengangkat kedua belah tangan setinggi telinga seraya membaca "Allahu Akbar", terus badannya membungkuk, kedua tangannya memegang lutut dan ditekankan antara punggung dan kepala supaya rata.
Setelah cukup sempurna bacalah tasbih sebagai berikut:
سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Bacaannya : Subhaana rabbiyal-'adhiimii wa bi hamdih. 3 kali
Artinya : "Maha Suci Tuhan Yang Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya."
- I'tidal
Selesai ruku', terus bangkitlah tegak dengan mengangkat kedua belah tangan setentang telinga, seraya membaca sebagai berikut:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Bacaannya : Sami'allaahu li man hamidah.
Artinya : "Allah mendengar orang yang memuji-Nya."
Pada waktu berdiri tegak (i'tidal) terus membaca:
رَبَّنَا لَكَ اْلحَمْدُ مِلْءُالسَّمَوَاتِ وَمِلْءُاْلاَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِعْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
Bacaannya : Rabbanaa lakal-hamdu mil'us-samaawaati wa mill-ul-ardhi wa mil'u maa syita min syai'in ba'du.
Artinya : "Ya Allah tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang Kau kehendaki sesudah itu."
- Sujud
Setelah i'tidal terus sujud (tersungkar ke bumi) dengan meletakkan dahi ke bumi dan ketika turun seraya membaca "Allaahu Akbar", dan setelah sujud membaca tasbih sebagai berikut:
سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Bacaannya : Subhaana rabbiyal-a'laa wa bi hamdih. 3x
Artinya : "Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya."
- Duduk Antara Dua Sujud
Setelah sujud kemudian duduk serta membaca "Allaahu Akbar" dan setelah duduk membaca :
رَبِّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِىْ وَاجْبُرْنِىْ وَارْفَعْنِى وَارْزُقْنِىْ وَاهْدِ نِىْ وَعَا فِنِىْ وَاعْفُ عَنِّىْ
Bacaannya : Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii.
Artinya : "Yaa Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekuranganku dan angkatlah derajatku dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk da berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku."
- Sujud Kedua
Sujud kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti pada waktu sujud pertama, baik caranya maupun bacaannya.
- Duduk Tasyahud / Tahiyat Awal
Pada raka'at kedua, kalau shalat kita tiga raka'at atau empat raka'at, maka pada raka'at kedua ini kita duduk untuk membaca tasyahud / tahiyat awal, dengan duduk kaki kanan tegak dan telapak kaki kiri diduduki.
- Bacaan Tasyahud / Tahiyat Awal
آلتَّحِيَّاتُ اْلمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
Bacaannya : At-tahiyyatuul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah. As-salaamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish-shaalihiin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa ayhadu anna Muhammadar Rasulullah. Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad.
Artinya : "Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Yaa Allah..Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad.
- Tasyahud Akhir
Bacaan tasyahud akhir / tahiyat akhir ialah tahiyat awal yang ditambah dengan shalawat atas Nabi Muhammad, dan lafazhnya sebagai berikut :
وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
Bacaannya : Wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad
Artinya : "Yaa Allah..Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad."
Pada tahiyat akhir disunahkan membaca shalawat Ibrahimiyah .
كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيِدِ نَآ إبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَّيِدِ نَآ إِبْرَاهِيْمَ وَ بَارِِكْ عَلَى سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيِّدِ نَا إبْرَاهِيَْمَ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِ نَاإِبْرَاهِيْمَ فى اْلعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Bacaannya: Kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa Ibrahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibrahiim wa baarik 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa Ibrahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibrahiim fil-'aalamiina innaka hamiidum majiid.
Artinya : "Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.
- Salam
Selesai tahiyat akhir, kemudian salam dengan menengok ke kanan dan ke kiri dengan membaca :
اَلسَّلَا مُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُ اللهِ
Bacaannya : As-salaamu 'alaikum wa rahmatullaah.
Artinya : "Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian."
Demikian penjelasan tentang tuntunan bacaan rukun sholat 5 waktu, dengan kita mengetahui urutannya sesuai syari'at islam, kita menjalaninya dengan benar dan tidak keliru. Mudah-mudahan kita selalu dalam ta'at kepada Allah dan selalu menjalani ibadah secara baik. Aamiin..
